Sunday, April 16, 2017

Buku dan khasiat magis di dalamnya.



Jauh sebelum mengenal berbagai buku dan segala jenisnya. Selalu ada cerita masa lalu yang terselip. Ada ibu yang hadir di dalamnya. Ada si bocah kecil yang begitu takjub melihat dunia lain dari balik tulisan.

Entah Sabtu atau Minggu, si bocah kecil itu selalu asik mengikuti ibunya. Ke pasar, ke jalananan dalam kota, atau mungkin ikut memainkan ceceran rambut di kala ibunya pergi ke salon.
Secara sengaja atau tidak, seringkali mereka melewati kios penjual Koran. Si ibu dengan senang hati akan membelikan sejumlah majalah anak. Terlepas dari bisa membaca atau belum anak tersebut. Si ibu sepertinya sudah menanamkan bibit mencintai buku. Dan nyatanya suatu saat nanti si anak tersebut begitu menyukai harum buku dan suasana di dekatnya.

Anak berusia 6 tahun sepertinya akan lebih banyak mempunyai mainan daripada setumpuk buku bacaan. Tapi berbeda dengan si bocah ini. Semuanya hampir berimbang, Antara ceceran mainan dan tumpukan buku bacaan. Terlihat buku majalah Bobo, Aku anak Saleh, dan beberapa buku pelajaran membaca.

Buku kerap kali menjadi pengusir bosan. Selalu di bawanya  satu atau dua buku di tas si ibu. Ketika mereka harus menunggu, si anak dengan spontan akan menanyakan buku pada ibunya. dan beberapa menit kemudian dia akan asik larut di dunianya sendiri. Ya, dunia dalam jejeran tulisan.
Dari detik itu berlanjut sampai sekarang, Si bocah kecil berubah menjadi orang yang begitu suka dengan buku. Menyentuhnya seperti semakin lebih dekat dengan pengetahuan. Dan mencium setiap helaian kertas, seperti mencium segala jenis keajaiban. Dan membuka bungkus plastik seperti membuka gerbang ke dunia yang baru.

Beitulah kisah masa lalu menjadi pondasiku menyukai buku, selalu ada terselip buku di dalam tasku, yang seringkali di protes oleh beberapa teman kantor. Karena bawaanku seperti orang yang menyiapkan evakuasi bencana alam. Satu buah ransel, di tambah tas slempeng kecil. Mungkin lain kali aku coba buat tulisan tentang alat tempur apa saja yang ada dalam tasku.

Menurutku buku itu mempunya hal magis tersendiri. Seperti ibarat obat alami tanpa campuran bahan kimia. Menyehatkan tanpa efek samping. Okay aku akan jelaskan.
Buat aku pribadi, ketika bener-bener suntuk, berjalan di toko buku seperti ada di area bermain. Sepeti melihat kejutan ketika berada di rak new arrival, lalu sedikit berjalan ke arah paling depan biasanya berjejer rapih buku yang di rekomendasikan. Mirip-miriplah ketika di kasih saran tentang perawatan. Rekomendasi perawatan paling baik selalu ada pada awal pengucapan.

Begitupula buku. Bagiku seperti obat yang bisa menyembuhkan segala penyakit. Ketika di serang galau, atau anak sekarang bilangnya baper, silahkan cari buku yang berbau romance, seketika kita di bawa ke suasana berbunga-bunga, atau terjun bebas karena terbawa suasana.

Sedang ingin menjadi orang yang peduli terhadap perjuangan, kerja keras dan cita-cita. Cerita tentang pahlawan akan selalu spesia hadir di sudut buku sejarah, di mulai dari biografi ringan yang di ceritakan dengan sederhana, sampai buku yang tebalnya bisa di pakai jadi prisai di kala perang badar karena saking tebalnya.

Atau ingin mempelajari tekhnik baru, dari sulam bulu hidung sampai extension gigi depan, mungkin ada di rak hobby, (semoga jadi inspirasi buku baru  ;P). 
Yah begitulah buku menemani hari-hariku. Ada yang bilang buku yang lecek itu lebih keren, karena isinya bener-bener di baca. Daripada buku yang tertata indah di lemari khusus sebagai koleksi. Tapi bagiku apapaun kondisinya. Buku tetaplah buku. Selalu menjadi cerita tersendiri dalam rak hidupku.

Jadi buku apa yang akan kamu baca hari ini ? ^_^


5 comments:

  1. udah sebulan lebih belum baca buku lagi...hiks hiks... baiklah, aku mau mulai rajin baca. doakan aku ya kawan Ilham hehe.,,

    ReplyDelete
  2. hahah di mulai dari buku yang paling ringan aja mbak ani, semangaat. di minggu ini saya lagi baca animal farm. ^_^.

    ReplyDelete
  3. Kalau bagiku baca buku itu seperti mengalami dua kehidupan berbeda dalam satu waktu,,
    aduh itu quotes dr siapa yah, hmm lupa..
    tetapi sekarang minat baca ku lagi menurun drastis gara2 drama-drama korea, ckckckckck

    ReplyDelete
    Replies
    1. wuihh, kaya tembus dunia lain gitu yah mbak, heheh. nah itu mba, drakor kadang mengalihkan dunia hehe.

      Delete
    2. iyah..tiba-tiba sy tersedot msk ke dunia yg di buat sama si penulis..
      Kalo nonton drakor dunia sy teralihkan krn liat oppa2 gamtemz,, yg wajahnya 10 kali lbh mulus dr wajah sy, hahahaha

      Delete

Team of Janevalla studio

cara membuat link pada gambar

Conspiracy enthusiast

cara membuat link pada gambar

Part of

cara membuat link pada gambar

Instagram

Popular Posts

New concept. Powered by Blogger.

About me

My photo
Bandung, Jawa barat, Indonesia
Menjadi seseorang yang terjun di dunia kreatifitas, membuat saya selalu menggali sesuatu yang baru. melihat dari sudut pandang yang berbeda dan mencari sampai detail terkecil. . pria kelahiran generasi 90, pernah hidup dalam masa keemasan. mencintai keluarga dalam seluruh lapisan. . suka menulis dan membaca, sebagaimana di ajarkan ibu guru sd waktu dulu, seiring perkembangan zaman menjerumuskan diri di dunia desain, khususnya desain interior.

mobilizers