Sunday, March 12, 2017

Nama untuk masa depan dari masa lalu




Aku bukan seorang ayah, bahkan masih jauh untuk menjadi seorang ayah, tapi aku akan menuju kesana untuk menjadi seorang ayah.
Melewati hari-hari dengan seorang perempuan yang aku pilih dengan hati. kemudian satu langkah lebih dekat pada tujuan. Perempuan itu kerap kali menemaniku pada tiap hari. Lewat tawanya, lewat semua tutur katanya bahkan dengan setiap doa dan harapannya.

Di selingi obrolan kita. Selalu ada impian untuk mempunyai si kecil. Meski pernikahan kiranya masih jauh, bahkan kadang sampan yang kita tumpangi malah oleng dan bahkan hampir tenggelam.
Nama si kecil pernah kita ungkapkan. Dia senang dengan nama kirana. Saat aku Tanya. Apa arti kirana ?. dia menjawab. “Kirana mempunyai arti cahaya yang terang benderang”. Tidak terlalu banyak filosofi yang ia sampaikan. Tapi jelas dia ungkapkan. Ada sebuah harapan bahwa si anak ini akan selalu menjadi cahaya. Entah itu sebagai sumber dalam kegelapan, atau menjadi simbolik sebuah citra yang menghangatkan.

Tapi karena aku begitu suka dengan sesuatu yang lebih detail. Aku mencoba mencari-cari makna kirana dari segi bahasa.
Secara Bahasa Indonesia Kirana adalah : keluarga, cahaya dan pekerjaan yang sempurna.
Secara Bahasa jawa : cahaya yang terang benderang dan sinar cantik yang moleh.

Secara garis besar, nama kirana cukup positif dan memiliki makna yang bagus.
Lalu berikutnya aku sendiri begitu suka nama Senja. Seperti ada sebuah ketertarikan dan keterikatan ketika melafalkan kata senja. Seperti ada nilai keanggunan dalam setiap pengucapan hurufnya.
Secara Bahasa senja adalah masa setelah tenggelammnya matahari. Sudut eksotismenya adalah. Senja merupakan titik pertemuan terang dan gelap. Mereka seolah melebur. Seperti bentuk keikhlasan dalam ikatan kehidupan.

Maka lahirlah sebuah nama Kirana Senja. Ada yang terasa kurang. Satu kata lagi yang menggenapkan rangkaian kata. Maka munculah sebuah kata Ayu, yang artinya cantik. Dengan harapan sang gadis kecil kelak tumbuh menjadi wanita cantik. Cantik parasnya berimbang dengan budi pekertinya.
Kirana Senja Ayu. Bukan hanya nama tapi lebih kepada sebuah harapan dan doa. Sebuah bekal pertama selain lantunan adzan yang akan ayahmu kumandangkan kelak di telingamu. Setelah aku kumandangkan adzan. Akan ku kecup keningmu dan ibumu. Bentuk rasa syukur terhadap Allah. Rasa syukur terhadap kepercayaannya dalam menjaga kedua wanita cantik yang akan selalu menemani arah hidup ini. Menuju sesuatu yang kekal dan di guratkan.


Sisi lelucon dalam tulisan ini adalah lamunan pada suatu saat nanti yang tidak di ketahui. Tapi sisi bijaksana dari tulisan ini adalah pengharapan dan doa yang akan mengiringi dan di kabulkan Allah pada suatu hari. Nah Kirana Senja Ayu. Baik-baik disana. Tunggu ayah dan ibu menjemputmu.




4 comments:

  1. Wuaah kece visioner
    Dulu sebelum saya udah punya nama anak perempuan, sebelum punya calon (baca: dari sma)
    Dan anaknya ga dinamain nama itu, karena anak pertama kami laki-laki 😍
    .
    .
    Salam kenal pertama kali berkunjung 😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal juga. insaAllah nanti saya berkunjung hehe

      Delete
  2. Amiiiiiin y robb...
    Segera jemput Kirana Senja Ayu

    Bacanya bikin leleh...
    #kukum

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih yah. waduh mau balas berkunjung ga ada jejaknya, haha

      Delete

Team of Janevalla studio

cara membuat link pada gambar

Conspiracy enthusiast

cara membuat link pada gambar

Part of

cara membuat link pada gambar

Instagram

Popular Posts

New concept. Powered by Blogger.

About me

My photo
Bandung, Jawa barat, Indonesia
Menjadi seseorang yang terjun di dunia kreatifitas, membuat saya selalu menggali sesuatu yang baru. melihat dari sudut pandang yang berbeda dan mencari sampai detail terkecil. . pria kelahiran generasi 90, pernah hidup dalam masa keemasan. mencintai keluarga dalam seluruh lapisan. . suka menulis dan membaca, sebagaimana di ajarkan ibu guru sd waktu dulu, seiring perkembangan zaman menjerumuskan diri di dunia desain, khususnya desain interior.

mobilizers